Senin, 19 Desember 2011

PERINTAH PERINTAH DASAR DALAM LINUX


Perintah-perintah Dasar
[Screenshot-16.png]Linux memiliki fleksibilitas tinggi. Jika Anda tidak membutuhkan tampilan grafis, Linux tetap dapat digunakan secara penuh. Bagi yang tidak kesulitan dalam penglihatan, Linux sering dikritik karena memiliki kelebihan ini. Mengapa dikritik? Karena banyak pengguna Linux yang sedang bekerja dengan modus teks, tidak perlu grafis. Akibatnya, orang lain yang belum pernah menggunakan Linux melihat Linux itu tidak menarik. Padahal, di balik perintah-perintah, apalagi dengan editor teks, banyak karya dihasilkan dengan Linux tanpa grafis. Misalnya, Linux tanpa grafis cukup baik untuk membaca email, menulis email, membaca berita di Internet, membuat file teks, membuat program berbasis web mulai dari memformat halaman HTML, membuat program PHP, Javascript, dan Java serta bahasa pemrograman lainnya. Berikut ini contoh-contoh perintah dan program di Linux yang sangat berguna untuk bekerja sehari-hari. –
Perintah-perintah dasar seperti DOS.
  • Semua perintah DOS atau command di Windows memiliki padanannya di Linux. Sebaliknya, banyak perintah di Linux, misalnya untuk mengonfigurasi server-server, tidak dapat dilakukan dengan Windows. Perintah-perintah seperti DOS itu antara lain:
    • $ ls artinya melihat isi direktori atau dir
    • $ mkdir artinya membuat direktori
    • $ rmdir artinya menghapus direktori yang tidak ada isinya
    • $ cp artinya copy, rm artinya remove atau delete, mv artinya move atau pindah
    • $ cd artinya pindah direktori. Jika tanpa opsi atau argument, berarti pindah ke direktori home user yang sedang login.
Perintah-perintah dan aplikasi khusus.
  • $ pwd artinya print working directory atau menanyakan nama direktori sekarang.
  • $ whoami artinya menanyakan siapa yang sekarang sedang bekerja (user apa yang sedang digunakan).
  • $ mail artinya melihat email yang masuk. Jika ada daftar email, tekan r diikuti nomor email untuk membaca email tersebut, r untuk mereply dan d untuk menghapus. Keluar dari email gunakan q atau x jika tidak jadi menghapus.
  • $ lynx untuk mengakses web, seperti links.
  • $ joe editor teks yang mirip ne dan emacs.
  • $ vi juga editor teks yang mirip ne.
  • $ su untuk berubah menjadi root.
  • $ ps untuk melihat daftar program yang sedang berjalan, lengkap dengan nomor id. Lebih lengkap lagi menggunakan perintah ps -aux.
  • $ cat untuk menampilkan isi file tanpa mengedit.
  • $ less mirip dengan cat, namun bisa melihat per layar atau per baris.
  • Untuk mengetahui arti setiap perintah, tersedia perintah “man perintah” yang akan menampilkan manual perintah. Contoh berikut ini untuk menampilkan manual perintah ls.
  • man ls
Perintah Sederhana
  • Menampilkan semua IP dalam shell : $ /sbin/ifconfig | grep inet
  • Mematikan proses dalam shell : $ kill –9
  • Melihat daftar file dalam direktori : $ ls –la
  • Mencari direktori yang ada permittion : $ find / -type d -perm 777
  • Menjadikan file read only : $ chmod 755
  • Download file : $ wget ( Jika Blum terinstall sudo apt get-install wget )
  • Download file : $ curl –o
  • Download file : $ lwp-download
  • Memeriksa posisi direktori kita bekerja : $ pwd
  • Masuk ke direktori : $ cd
  • Menampilkan semua file yg tersembunyi (drwxrwxrwx): $ ls -FRla | grep drwxrwxrwx
  • Mencari isi direktori : $ find . -name [nama direktori] –print
  • Mencari semua ID nobody : $ find / -name *gz* -user nobody
  • Menampilkan proses background : $ ps –x
  • Menampilkan semua proses background : $ ps –ax
  • Mengganti nama file ato direktori : $ mv
  • Mencari proses file secara spesifikasi : $ find | grep
  • Menghapus history : $ history –c
  • Menghapus logs history : $ rm -f /.bash_history /root/.bash_history /var/log/messages
  • Extract file zip : $ tar –zxvf
  • Membuat file zip hanya dengan target file/direktori : $ tar –zcf
  • Membuat file zip dengan target seluruh isi direktori : $ tar -zcf
Mengenal User di Linux
Linux adalah sistem operasi multiuser dan multitasking. Multiuser artinya, dalam waktu yang bersamaan, Linux dapat digunakan oleh banyak user, baik melalui keyboard dan mouse yang sama atau melalui komputer lain dalam jaringan. Multitasking artinya dalam waktu yang sama, Linux dapat menjalankan beberapa program. Bahkan Linux dapat menjalankan banyak Window, misalnya Anda dapat menjalankan Icewm, XFCE, Blackbox, KDE, dan GNOME, seakan-akan menjalankan Windows 95, 98, XP, Vista, NT,
2000, dan 2003, juga Macintosh secara bersamaan. Setiap user memiliki hak yang berbeda, misalnya sesama user biasa tidak bisa saling melihat isi direktori dan isi file. Ini salah satu yang membuat Linux aman terhadap penyebaran virus.
Bekerja sebagai Administrator
Saat bekerja, biasanya pengguna login sebagai user biasa. User biasa tidak punya akses penuh terhadap sistem. Agar dapat memiliki akses penuh, Anda harus login sebagai root atau superuser. Jika Anda telah login sebagai user biasa, Anda dapat berubah menjadi root dengan perintah su. Di distro Linux lain seperti Ubuntu, Anda bisa mudah untuk berubah menjadi root, tanpa harus memasukkan password, dengan perintah “sudo su”. Dalam kenyataan kerja yang normal di Linux, setiap user dan root harus memiliki password. Untuk keamanan, bekerja biasa harus menggunakan user biasa, bukan root, karena root punya kekuasaan tak terbatas. Jika sedikit saja melakukan kesalahan, misalnya menghapus file penting, komputer bisa bermasalah. Untuk bekerja sebagai root, sebaiknya tetap sebagai user biasa, lalu menjalankan perintah untuk root dengan menambahkan kata sudo di depan perintah. sudo artinya superuser do atau menjalankan perintah sebagai root. Agar user biasa bisa menjalankan tugas root dengan password (misal user01) atau tanpa

0 komentar:

Posting Komentar